Manfaat Outbound


Secara umum manfaat kegiatan outbound dapat digunakan untuk meningkatkan ketrampilan interpersonal maupun intrapersonal peserta outbound. Karena memang dalam aktivitas outbound tantangan yang dihadapi selalu memaksa setipa peserta untuk mengukur diri atau bercermin tentang kemampuan fisiknya, keyakinan mentalnya dan kecerdasan berpikirnya.
Manfaat outbound secara umum :

Manfaat psikologis
Pelaksanaan outbound selalu dilaksanakan dengan aktifitas petualangan di alam terbuka, maka ciri utamanya : adanya resiko yang nyata dalam kegiatan, tantangan yang ada bukan merupakan aktifitas yang dilakukan oleh orang umum, dan kegiatan outbound mengandung ketidakpastian yang tinggi.
Pengalaman yang didapat dalam kegiatan outbound :
– Pengalaman menghadapi tantangan yang beresiko
– Pengalaman mengelola takut yang bergejolak
– Pengalaman mengendalikan stress dalam diri
– Pengalaman mengukur kemampuan diri
– Pengalaman menumbuhkan keberanian mencoba sesuatu yang baru
– Pengalaman mendapatkan keberhasilan melewati tantangan
Pengalaman diatas akan terekam dan teringat dipikirannya dalam rentang waktu yang lama dan berdampak positif secara psikologis, antara lain :
– Menumbuhkan rasa percaya diri
– Meningkatkan pemahaman tentang konsep diri
– Meningkatkan harga diri (Self efficacy)
– Meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru
– Meningkatkan keberanian untuk menguji kemampuan diri
– Memberikan sensasi positif saat mencoba hal baru

Manfaat sosiologis
Pelaksanaan outbound selalu melibatkan beberapa orang atau kelompok. Sehingga ada pengalaman berinteraksi dengan orang lain dalam menghadapi tantangan yang sama, pengalaman itu antara lain:
– Pengalaman dibantu teman saat dalam kesulitan
– Pengalaman berkomunikasi dengan teman baru
– Pengalaman saat harus berbagi dengan teman lain
– Pengalaman harus bekerja secara kelompok
– Pengalaman saat mendapat apresiasi positif dari teman
– Pengalaman saat mendapat dukungan dari teman
– Pengalaman saat mendapat msukan dari teman
Pengalaman – pengalaman diatas berdampak sosiologis, antara lain :
– Mengembangkan sikap peduli pada orang lain
– Mengembangkan kemampuan komunikasi
– Mengembangkan rasa memiliki
– Mengembangkan kemapuan untuk memberi umpan balik positif
– Mengembangkan kemampuan untuk membangun persahabatan
– Mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan diri

Manfaat edukasional
Pelaksanaan outbound yang bebasis alam akan dijadikan media implementasi pengetahuan teori yang di dapat pserta outbound, sehingga timbul pengalaman :
– Pengalaman menjaga kebersihan lingkungan bermain
– Pengalaman menanam pohon untuk menjaga kelestarian
– Pengalaman menyelesaikan masalah dalam permainan
– Pengalaman diskusi tentang perjalanan kegiatan outbound
– Pengalaman membuat perencanaan sebelum kegiatan
– Pengalaman presentasi akhir tentang hasil kegiatan
– Pengalaman refleksi tentang permainan
Pengalaman diatas meberi manfaat edukasional. yang meliputi ketrampilan dan pengetahuan dengan hal – hal berikut di bawah ini :
– Mengembangkan pengetahuan tentang pendidikan outdoor
– Meningkatkan pengetahuan tentang konservasi alam
– Meningkatkan kesadaran pentingnya daya dukung lingkungan dalam kehidupan
– Meningkatkan tanggungjawab dalam melestarikan lingkungan
– Mengembangkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah
– Mengembangkan penguasaan akademis
– Meningkatkan kesadaran dan klarifikasi nilai kehidupan

Manfaat phisikal
Pelakasanaan kegiatan diluar ruang dapat dipastikan memerlukan aktifitas fisik yang lebih besar, sehingga membewrikan rangsangan pembelajaran yang lebih optimal :
– Pengalaman menyelesaikan tantangan permainan tali
– Pengalaman menyelesaikan trekking
– Pengalaman menjaga kebugaran tubuh
– Pengalaman mengelola kelelahan tubuh
Dari pengalaman diatas, peserta diharapkan akan mendapatkan manfaat dan hasil positif dari kegiatan outbound, antara lain :
– Meningkatkan kesegaran jasmani
– Mengembangkan ketrampilan organ tubuh
– Mengembangkan kekuatan tubuh
– Melatuh kemampuan koordinasi gerak tubuh
– Memberikan porsi latihan tambahan
– Mengembangkan keseimbangan tubuh

Manfaat spiritual
Manusia diciptakan Allah dilengkapi dengan : AKAL QOLBU NAFSU. Akal, adalah materi organik yang berdaya logis. Materi bekerja untuk memilih, menganalisa, membandingkan informasi dari obyek nyata, kejadian, dan lain-lain. Secara umum fungsi dari akal adalah :
– Menggali pengetahuan dengan nalar
– Menyimpan pengetahuan
– Menyimpulkan hal yang belum diketahui dengan pengetahuannya
– Menggabungkan berbagai informasi menjadi informasi baru
Qolbu, merupakan materi organik yang berdaya emosi. materi ini bekerja meneruskan suara Ilahiyah (dari ruh), berpihak pada hal yang baik dan memutuskan untuk berprilaku. Fungsi qolbu :
– Menggali pengetahuan dengan daya cita rasa
– Menjadi pusat kesadaran moral
– Menjadi pusat kesabaran
– Menjadi pusat kekuatan dari Tuhan
Nafsu, komponen yang ada dalam diri manusia yang memiliki kekuatan untuk mendorong melakukan sesuatu atau tidak. Karena itu manusia selalu dalam pengaruh dan dorongan untuk melakukan sesuatu atau dorongan untuk menghindari sesuatu.
Contoh dorongan untuk melakukan sesuatu :
– Menjadi seorang yang berprestasi
– Menjadi seorang ketua
– Menjadi seorang yang terbaik
Contoh dorongan untuk menghindari sesuatu :
– Malas
– Boros
– Curang
– Tidak mau mematuhi peraturan
Kaitannya dengan aktifitas outbound, ketiga materi (AKAL NAFSU QOLBU) mempunyai peran berupa pengalaman :
– Muncul pengetahuan baru, pemahaman baru, ide atau inspirasi baru, dari hasil kerja akal. Contoh : Pemahaman tentang kenapa alam diciptakan untuk manusia ?
– Munculnya rasa keberanian, ketakutan, kasih sayang, kebencian, kegembiraan, contoh : Tumbuhnya rasa cinta dan peduli dengan alam sekitar
– Munculnya keinginan untuk berperan dalam menjaga kelestarian alam
– Munculnya keinginan untuk berperan mengurangi polusi yang merusak kelestarian alam sekitar
Dari pengalaman diatas, pesrta diharapkan akan mendapatkan manfaat secara spiritual dari hasil positif mengikutu kegiatan outbound, antara lain :
– Meningkatkan keinginan selalu berbuat sebaik mungkin pada diri sendiri maupun orang lain
– Meningkatakn sikap berani, tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap masalah yang ada
– Selalu mempunyai kesadaran bahwa apapun kesuksesan yang didapatnya selalu karena atas keterlibatan dan kemurahan Tuhan
Outbound merupakan kegiatan yang berbasis petualangan di alam bebas dengan menunjang 3 aspek : cognitif (pengetahuan), afektif (sikap) dan psikomotorik (tindakan), yang kemudian diharapkan akan memotivasi keberhasilan seseorang.
Keberhasilan seseorang ditentukan oleh :
– 45 % attitude (sikap / moral)
– 10 % knowledge (pengetahuan)
– 20 % practice (praktek)
– 25 % skill (ketrampilan)

Outbound sebagai metodologi akan berjalan efektif bila mengacu pada :
– perkembangan psikomotorik
– perkembangan intelektual
– perkembangan emosional
Dari manfaat outbound diatas akan berbeda tingkat hasil yang diperoleh, berikut diuraikan contoh fokus manfaat kegiatan outbound, sesuai dengan tingkatan atau klasifikasi, (John l. Luckner, (1997), Processing the experience Strategies to enchace and generalize learning)

Dikutip dari : facebook : apa itu outbound