Outbound Malang

Executive Adventure Outbound Malang Telp : 0341-7027933 : 081233342777 : Pin bb : 763815D4 :outbound malang, outbound, outbound jawa timur, outbound di malang, outbound training malang, malang outbound, rafting malang, airsoftgun malang, paintball malang, outbound batu, rafting, kasembon rafting, kediri rafting, wisata malang, outbound anak-anak, paintball, paralayang batu, team building, peralatan outbound, perusahaan adventure, rafting batu, provider outbound, artikel outbound
Subscribe

Motivation Training + Outbound Pusdiklat MIGAS (II)

May 15, 2013 By: yudho Category: berita outbound

Pada tanggal 11-12 Mei 2013,executive adventure outbound malang kembali kedatangan tamu dari Pusdiklat MIGAS Cepu. Outbound ini istimewa karena pada tanggal 11 Mei 2013 dilaksanakan kegiatan motivation training terlebih dahulu yang dibawakan oleh trainer handal di Kota Malang, Bapak Fery Dwi Sampurno. Kegiatan motivation training ini dilaksanakan di Hall Hotel Aria Gajayana Malang.

Sedangkan keesokan harinya dilaksanakan outbound yang bertempat di Taman Pemandian Tirta Nirwana, Songgoriti Kota Batu.  Kegiatan outbound di mulai dari streching/senam, kemudian dilanjutkan dengan low impact outbound. Pemandu outbound ini ada Bapak Zaki,Mas Aulia dan Mas Obi, karena peserta yang banyak maka kegiatan outbound kali ini dibagi menjadi 3 pos, yang bergiliran antara satu dengan yang lainnya. Adapun permainan yang dilaksanakan adalah high rope, opposite, hunter my name,human leader dan titanic. Setelah melaksanakan permainan team building para peserta diberi kesempatan untuk melakukan permainan spider net, flying fox maupun two line bridge. Untuk melihat foto kegiatannya bisa klik disini.

Pelaksanaan berlangsung secara gembira, antusias, aktif dan komunikatif sehingga berjalan menarik dan menyenangkan.

Perusahaan anda mau mengadakan kegiatan outbound?

Jangan ragu-ragu menghubungi kami di :

Mobile :081233342777

Kunjungi kami di :

www.outboundmalang.com

www.kasembon-rafting.com

www.outboundgames.com

Pembagian Outbound

May 06, 2013 By: yudho Category: Uncategorized

Menilik dari sejarahnya, outbound sebenarnya adalah kegiatan di alam terbuka yang memerlukan ketahanan sekaligus tantangan fisik yang besar. Di dalamnya, peserta menjalani petualangan yang berat dan penuh resiko. Dalam outbound, peserta benar-benar dididik untuk menjadi manusia yang tangguh di dalam menghadapi kesulitan hidup.

Karena itulah, kegiatan outbound pada awalnya banyak dipakai lembaga angkatan bersenjata untuk kepentingan mempersiapkan para prajurit yang tangguh di dalam menghadapi kesulitan hidup, baik situasi aman maupun perang. Namun dalam perkembangannya istilah outbound, mengalami perluasan makna menjadi tidak hanya untuk pelatihan di alam terbuka dengan petualangan yang berat, tapi juga menunjuk aktivitas permainan yang ringan dan beresiko kecil yang diadakan di dalam atau luar ruangan.

Berangkat dari sini, banyak praktisi outbound yang membagi outbound menjadi dua kategori, yaitu real outbound dan fun outbound. Real outbound menunjuk pada kegiatan outbound yang memerlukan ketahanan dan tantangan fisik yang besar. Para peserta menjalani petualangan yang mendebarkan dan kegiatan penuh tantangan. Real outbound ini disebut kegiatan outbound sesungguhnya.

Sementara fun outbound menunjuk pada kegiatan di alam terbuka yang tidak begitu banyak menekankan unsur fisik. Banyak yang menyebut fun outbound sebagai kegiatan semi outbound karena ia dianggap bukan kegiatan outbound yang sesungguhnya. Dalam fun outbound para peserta hanya terlibat dalam permainan-permainan ringan tetapi sangat menyenangkan, beresiko kecil atau beresiko sedang, tetapi mengandung manfaat yang besar untuk pengembangan diri, diantaranya meningkatkan keterampilan social seperti membangun karakter.

Kami tidak melarang meng copy paste postingan ini, namun setidaknya sebagai penghargaan, sudilah kiranya disebutkan sumber nya / link nya. www.outboundmalang.com

Sedikit-sedikit Lama-Lama Jadi Bukit

April 17, 2013 By: yudho Category: Uncategorized

Pepatah ini sederhana saja,”sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit”. Kita bisa memakanainya, bahwa bila kita mengumpulkan sen demi sen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekantung keping uang, yaitu bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka yang kita dapati adalah kebesaran jiwa kita.

Bagaimana tindakan-tindakan kecil kita itu mencerminkan jiwa sang pemiliknya?Yaitu bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.

Maka dari itu sebuah sifat memang harus diawali dari yang kecil dahulu,sedikit-sedikit hingga kemudian terakumulasi menjadi sebuah karakter yang kuat. Semua hal tidak selalu instan ada proses di dalamnya,dengan memaknai proses lebih dalam akan menghasilkan kekuatan yang lebih dahsyat. Seperti pepatah di atas, “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”

Outbound+Rafting PLN Area Malang

April 16, 2013 By: yudho Category: Uncategorized

Pada tanggal 13 April 2013,executive adventure outbound malang kedatangan tamu dari PLN Area Malang. Outbound kali ini dilakukan 2 rombongan, rombongan awal telah menyelesaikan outbound pada tanggal 6 April 2013. Outbound kali ini spesial karena dipadu dengan rafting di Kasembon, sehingga suasana fun mampu ditingkatkan dengan suasana menantang menguji adrenalin ketika diadakan rafting.

Bertindak sebagai trainer adalah Bapak Zaki, trainer outbound yang sudah malang melintang di dunianya dan  sudah memandu ratusan outbound.

Pelaksanaan berlangsung secara gembira, antusias, aktif dan komunikatif sehingga berjalan menarik dan menyenangkan.

Mau liat foto-foto kegiatannya, silahkan klik disini

Perusahaan anda mau mengadakan kegiatan outbound?

Jangan ragu-ragu menghubungi kami di :

Mobile :081233342777

www.outboundmalang.com

Outbound Team building PT. Semen Gresik

April 05, 2012 By: yudho Category: berita outbound

Pada tanggal 31 maret-1 April 2012, executive outbound malang dipercaya oleh PT. Semen Gresik, Tbk untuk menyelenggarakan kegiatan outbound bagi karyawannya. Outbound kali ini diikuti oleh 52 orang peserta. Kegiatan yang dilakukan adalah full outbound training selama 2 hari 1 malam.

Kegiatan dilakukan di Songa Rafting, Probolinggo. Dipilihnya songa rafting karena suasana disana cukup asri dan rafting di sungai pekalen adalah pesona rafting terbaik di jawa timur.

Team executive adventure outbound malang yang berangkat kesana ada 10 orang, khusus melayani kegiatan outing dan outbound team building dari PT. Semen Gresik.

Beberapa kegiatan diantaranya :

- Outbound team building

- Fun games

- Paintball

- Flying Fox

- Rafting

Poto-poto kegiatannya, bisa di KLIK DISINI

Mau outbound??? jangan ragu menghubungi kami di

Mobile : 081233342777 atau 081527222000


SKSG (Satu Kata Satu Gerak)

February 16, 2012 By: yudho Category: Games Outbound

Game ini di mainkan cocok untuk pemanasan dalam kegiatan outbound training, bisa juga dipakai untuk melihat kekompakan suatu team.

Peserta di bagi dalam beberapa kelompok. (satu kelompok 10-12 orang). Kemudian peserta outbound diperintahkan oleh instruktur untuk berbaris berbanjar ke belakang sesuai kelompoknya. Seluruh anggota kelompok memegang pundak anggota yang ada di depannya.

Kemudian games SKSG dimulai. Caranya permainannya :

Perintah dari instruktur :

SKSG

Peserta outbound menjawab dengan :

OYYI

Instruktur :

Kiri

Peserta :

Meloncat ke kiri

Instruktur :

Kanan

Peserta :

Meloncat ke kanan. Begitu seterusnya

Kemudian ada perintah sebaliknya

Instruktur :

Oppositte

Peserta :

Oyyi

Kemudian peserta harus melakukan gerakan berkebalikan dengan yang disebutkan instruktur

Peserta yang salah mengikuti gerakan instruktur keluar dari barisan.

Silahkan kunjungi kami di :

www.outboundmalang.com

www.outboundgames.com

www.outboundkita.com

www.kasembon-rafting.com

www.raftingbatu.com

Outing PT. CItra Gading Asritama

January 19, 2012 By: yudho Category: berita outbound

PT. Citra gading asritama pada tanggal 7-8 januari 2012 melakukan kegiatan outing di kasembon rafting malang. Acara di ikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari seluruh karyawan citra gading asritama yang berada di seluruh indonesia.

Acara selama 2 hari 1 malam dengan kegiatan :

- outbound fun games

- outbound low impact games

- outbound middle games

- Flying fox

- Rafting

Alhamdulillah semua peserta antusias dan acara berjalan sukses. malamnya di isi dengan bakar kambing guling dan bakar jagung

Foto-foto kegiatannya bisa dilihat di facebook kami. Silahkan klik disini

Organized by :

Executive Adventure Outbound malang

Silahkan kunjungi kami di :

www.outboundmalang.com

www.outboundgames.com

www.kasembon-rafting.com

www.outboundkita.com

www.wisataoutboundanak.com

Maknai Ulang arti Karir

January 01, 2012 By: yudho Category: artikel motivasi

Jika mendengar kata perempuan karir, banyak dari orang akan membayangkan perempuan dengan pakaian rapi formal, bekerja di sebuah instansi atau perusahaan, dan menerima gaji pada akhir bulan. Namun benarkah anggapan demikian?

Karir merupakan totalitas kehidupan profesional seseorang. Dalam literatur lain, karir berarti rangkaian sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan seseorang dan rangkaian aktivitas kerja yang terus bekelanjutan. Kesimpulannya, sebagian besar hidup seseorang tersebut digunakan untuk fokus meraih tujuan dalam kehidupan profesionalnya.

Karir tidak bisa disamakan dengan pekerjaan. Pekerjaan merupakan aktivitas utama yang dilakukan. Seseorang yang bekerja belum tentu berada dalam jalur karirnya. Selama tidak ada gairah dan tidak ada tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan profesionalnya, seseorang belum bisa dikatakan berkarir.

Yang perlu dipahami adalah, karir selalu berkaitan dengan tujuan dan gairah. Sehingga selama perjalanan karirnya, akan ada peningkatan-peningkatan kualitas dan nilai yang dialami.

Berarti, Karir seseorang dapat dijalani di berbagai jalur, tidak hanya ketika bekerja dalam sebuah instansi atau organisasi. Seseorang yang mandiri berkerya atau wirausaha juga bisa disebut berkarir.

Maka, pikirkan kembali keadaan Anda saat ini. Sudahkah Anda memiliki tujuan yang hendak dicapai lewat serangkaian proses dalam perjalanan hidupa Anda? Apakah ada gairah luar biasa yang menguatkan dalam meraih tujuan selama Anda hidup? Jangan biarkan tenaga sebagian besar hidup Anda terpakai untuk sesuatu yang tidak memiliki tujuan.

organized by :

www.outboundmalang.com

www.kasembon-rafting.com

www.outboundgames.com

www.outboundkita.com

Materi Pelatih outbound

December 21, 2011 By: yudho Category: tentang outbound

Profesi sebagai pelatih sangat berbeda dengan pendidik pada umumnya. Pelatih diharuskan memiliki seperangkat pengetahuan dasar. Hal ini dimungkinkan karena proses pelatihan relatif lebih singkat dari pendidikan, targetnya pun lebih berorientasi psikomotorik. Website ini menyajikan berbagai hal berkenaan dengan pengetahuan dasar sebagai pelatih, di antara pengetahuan dasar tersebut adalah :

ANDRAGOGI (Sebuah Konsep Teoritik)

Pengertian

Andragogi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Andra berarti orang dewasa dan agogos berarti memimpin. Perdefinisi andragogi kemudian dirumuskan sebagau “Suatu seni dan ilmu untuk membantu orang dewasa belajar”.

Kata andragogi pertama kali digunakan oleh Alexander Kapp pada tahun 1883 untuk menjelaskan dan merumuskan konsep-konsep dasar teori pendidikan Plato. Meskipun demikian, Kapp tetap membedakan antara pengertian “Social-pedagogy” yang menyiratkan arti pendidikan orang dewasa, dengan andragogi. Dalam rumusan Kapp, “Social-pedagogy” lebih merupakan proses pendidikan pemulihan (remedial) bagi orang dewasa yang cacat. Adapun andragogi, justru lebih merupakan proses pendidikan bagi seluruh orang dewasa, cacat atau tidak cacat secara berkelanjutan.

Andragogi dan Pedagogi

Malcolm Knowles menyatakan bahwa apa yang kita ketahui tentang belajar selama ini adalah merupakan kesimpulan dari berbagai kajian terhadap perilaku kanak-kanak dan binatang percobaan tertentu.
Pada umumnya memang, apa yang kita ketahui kemudian tentang mengajar juga merupakan hasil kesimpulan dari pengalaman mengajar terhadap anak-anak. Sebagian besar teori belajar-mengajar, didasarkan pada perumusan konsep pendidikan sebagai suatu proses pengalihan kebudayaan. Atas dasar teori-teori dan asumsi itulah kemudian tercetus istilah “pedagogi” yang akar-akarnya berasal dari bahasa Yunani, paid berarti kanak-kanak dan agogos berarti memimpin. Kemudian Pedagogi mengandung arti memimpin anak-anak atau perdefinisi diartikan secara khusus sebagai “suatu ilmu dan seni mengajar kanak-kanak”. Akhirnya pedagogi kemudian didefinisikan secara umum sebagai “ilmu dan seni mengajar”.

Untuk memahami perbedaan antara pengertian pedagogi dengan pengertian andragogi yang telah dikemukakan, harus dilihat terlebih dahulu empat perbedaan mendasar, yaitu :

Citra Diri

Citra diri seorang anak-anak adalah bahwa dirinya tergantung pada orang lain. Pada saat anak itu menjadi dewasa, ia menjadi kian sadar dan merasa bahwa ia dapat membuat keputusan untuk dirinya sendiri. Perubahan dari citra ketergantungan kepada orang lain menjadi citra mandiri. Hal ini disebut sebagai pencapaian tingkat kematangan psikologis atau tahap masa dewasa. Dengan demikian, orang yang telah mencapai masa dewasa akan berkecil hati apabila diperlakukan sebagai anak-anak. Dalam masa dewasa ini, seseorang telah memiliki kemauan untuk mengarahkan diri sendiri untuk belajar. Dorongan hati untuk belajar terus berkembang dan seringkali justru berkembang sedemikian kuat untuk terus melanjutkan proses belajarnya tanpa batas. Implikasi dari keadaan tersebut adalah dalam hal hubungan antara guru dan murid. Pada proses andragogi, hubungan itu bersifat timbal balik dan saling membantu. Pada proses pedagogi, hubungan itu lebih ditentukan oleh guru dan bersifat mengarah.

Pengalaman

Orang dewasa dalam hidupnya mempunyai banyak pengalaman yang sangat beraneka. Pada anak-anak, pengalaman itu justru hal yang baru sama sekali.Anak-anak memang mengalami banyak hal, namun belum berlangsung sedemikian sering. Dalam pendekatan proses andragogi, pengalaman orang dewasa justru dianggap sebagai sumber belajar yang sangat kaya. Dalam pendekatan proses pedagogi, pengalaman itu justru dialihkan dari pihak guru ke pihak murid. Sebagian besar proses belajar dalam pendekatan pedagogi, karena itu, dilaksanakan dengan cara-cara komunikasi satu arah, seperti ; ceramah, penguasaan kemampuan membaca dan sebagainya. Pada proses andragogi, cara-cara yang ditempuh lebih bersifat diskusi kelompok, simulasi, permainan peran dan lain-lain. Dalam proses seperti itu, maka semua pengalaman peserta didik dapat didayagunakan sebagai sumber belajar.

Kesiapan Belajar

Perbedaan ketiga antara pedagogi dan andragogi adalah dalam hal pemilihan isi pelajaran. Dalam pendekatan pedagogi, gurulah yang memutuskan isi pelajaran dan bertanggung jawab terhadap proses pemilihannya, serta kapan waktu hal tersebut akan diajarkan. Dalam pendekatan andragogi, peserta didiklah yang memutuskan apa yang akan dipelajarinya berdasarkan kebutuhannya sendiri. Guru sebagai fasilitator.

Nirwana Waktu dan Arah Belajar

Pendidikan seringkali dipandang sebagai upaya mempersiapkan anak didik untuk masa depan. Dalam pendekatan andragogi, belajar dipandang sebagai suatu proses pemecahan masalah ketimbang sebagai proses pemberian mata pelajaran tertentu. Karena itu, andragogi merupakan suatu proses penemuan dan pemecahan masalah nyata pada masa kini. Arah pencapaiannya adalah penemuan suatu situasi yang lebih baik, suatu tujuan yang sengaja diciptakan, suatu pengalaman pribadi, suatu pengalaman kolektif atau suatu kemungkinan pengembangan berdasarkan kenyataan yang ada saat ini. Untuk menemukan “dimana kita sekarang” dan “kemana kita akan pergi”, itulah pusat kegiatan dalam proses andragogi. Maka belajar dalam pendekatan andragogi adalah berarti “memecahkan masalah hari ini”, sedangkan pada pendekatan pedagogi, belajar itu justru merupakan proses pengumpulan informasi yang sedang dipelajari yang akan digunakan suatu waktu kelak.

Langkah-langkah Pelaksanaan Andragogi

Langkah-langkah kegiatan dan pengorganisasian program pendidikan yang menggunakan asas-asas pendekatan andragogi, selalu melibatkan tujuh proses sebagai berikut :

  • Menciptakan iklim untuk belajar
  • Menyusun suatu bentuk perencanaan kegiatan secara bersama dan saling membantu
  • Menilai atau mengidentifikasikan minat, kebutuhan dan nilai-nilai
  • Merumuskan tujuan belajar
  • Merancang kegiatan belajar
  • Melaksanakan kegiatan belajar
  • Mengevaluasi hasil belajar (menilai kembali pemenuhan minat, kebutuhan dan pencapaian nilai-nilai

Andragogi dapat disimpulkan sebagai :

Cara untuk belajar secara langsung dari pengalaman

Suatu proses pendidikan kembali yang dapat mengurangi konflik-konflik sosial, melalui kegiatan-kegiatan antar pribadi dalam kelompok belajar itu

Suatu proses belajar yang diarahkan sendiri, dimana kira secara terus menerus dapat menilai kembali kebutuhan belajar yang timbul dari tuntutan situasi yang selalu berubah

Prinsip-prinsip Belajar untuk Orang Dewasa

  • Orang dewasa belajar dengan baik apabila dia secara penuh ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan
  • Orang dewasa belajar dengan baik apabila menyangkut mana yang menarik bagi dia dan ada kaitan dengan kehidupannya sehari-hari.
  • Orang dewasa belajar sebaik mungkin apabila apa yang ia pelajari bermanfaat dan praktis
  • Dorongan semangat dan pengulangan yang terus menerus akan membantu seseorang belajar lebih baik
  • Orang dewasa belajar sebaik mungkin apabila ia mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan secara penuh pengetahuannya, kemampuannya dan keterampilannya dalam waktu yang cukup
  • Proses belajar dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman lalu dan daya pikir dari warga belajar
  • Saling pengertian yang baik dan sesuai dengan ciri-ciri utama dari orang dewasa membantu pencapaian tujuan dalam belajar

Karakteristik Warga Belajar Dewasa

  • Orang dewasa mempunyai pengalaman-pengalaman yang berbeda-beda
  • Orang dewasa yang miskin mempunyai tendensi, merasa bahwa dia tidak dapat menentukan kehidupannya sendiri.
  • Orang dewasa lebih suka menerima saran-saran dari pada digurui
  • Orang dewasa lebih memberi perhatian pada hal-hal yang menarik bagi dia dan menjadi kebutuhannya
  • Orang dewasa lebih suka dihargai dari pada diberi hukuman atau disalahkan
  • Orang dewasa yang pernah mengalami putus sekolah, mempunyai kecendrungan untuk menilai lebih rendah kemampuan belajarnya
  • Apa yang biasa dilakukan orang dewasa, menunjukkan tahap pemahamannya
  • Orang dewasa secara sengaja mengulang hal yang sama
  • Orang dewasa suka diperlakukan dengan kesungguhan iktikad yang baik, adil dan masuk akal
  • Orang dewasa sudah belajar sejak kecil tentang cara mengatur hidupnya. Oleh karena itu ia lebih suka melakukan sendiri sebanyak mungkin
  • Orang dewasa menyenangi hal-hal yang praktis
  • Orang dewasa membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat akrab dan menjalon hubungan dekat dengan teman baru

Karakteristik Pengajar Orang Dewasa

  • Seorang pengajar orang dewasa haruslah memenuhi persyaratan berikut :
  • Menjadi anggota dari kelompok yang diajar
  • Mampu menciptakan iklim untuk belajar mengajar
  • Mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, rasa pengabdian dan idealisme untuk kerjanya
  • Menirukan/mempelajari kemampuan orang lain
  • Menyadari kelemahannya, tingkat keterbukaannya, kekuatannya dan tahu bahwa di antara kekuatan yang dimiliki dapat menjadi kelemahan pada situasi tertentu.
  • Dapat melihat permasalahan dan menentukan pemecahannya
  • Peka dan mengerti perasaan orang lain, lewat pengamatan
  • Mengetahui bagaimana meyakinkan dan memperlakukan orang
  • Selalu optimis dan mempunyai iktikad baik terhadap orang
  • Menyadari bahwa “perannya bukan mengajar, tetapi menciptakan iklim untuk belajar”
  • Menyadari bahwa segala sesuatu mempunyai segi negatif dan positif

Artikel ini sudah pernah dimuat disalah satu web, ditampilkan kembali lewat web ini untuk menambah kekayaan pemahaman tentang outbound/experiental learning

www.outboundmalang.com

www.kasembon-rafting.com

www.outboundgames.com

www.outboundkita.com

Soulmate game

November 16, 2011 By: yudho Category: Games Outbound

Game soulmate cocok untuk dimainkan di dalam ataupun di luar ruangan. Bisa untuk pelatihan indoor maupun untuk kegiatan outbound

Cara permainan :

-          Kelompok training outbound dibagi menjadi 2 group besar.

-          Kedua group besar tersebut diperintahkan instruktur untuk berbaris berbanjar dan berhadapan

-          Nah, pada sesi ini tergantung kepiawaian dari instruktur outbound untuk memotivasi dan membakar suasana.

-          Setiap anggota diperintahkan untuk memilih pasangan dalam hati, satu orang saja, siapa saja orang yang ada dikelompok yang satunya (dihadapannya)

-          Kemudian diperintahkan lagi oleh instruktur untuk memilih alternatif kedua, apabila alternatif satunya sudah dipilih orang lain juga.

-          Dalam memilih pasangan, peserta outbound dilarang mengirimkan kode atau tanda-tanda terhadap orang yang dituju.

-          Dalam hitungan 3 dan dengan komando pluit dari instruktur, seluruh peserta diminta untuk berlari menuju orang yang dituju.

-          Game dilanjutkan dengan kegiatan game-game lain yang dimainkan berdua, seperti blind leader, trush fall ringan, dan lain-lain

-          Selamat mencoba

Executive adventure outbound malang, siap melayani kegiatan outing dan training serta outbound bagi perusahaan anda diseluruh kota di Indonesia