Membentuk Sebuah Team yang Solid

Taukah anda sebuah perusahaan, instansi ataupun organisasi tidak akan bisa bertahan ataupun berkembang jika tanpa ada sebuah kerja sama yang baik dalam sebuah team. Di dalam sebuah outbound training kita bisa belajar membangun sebuah kerja sama yang baik yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ada beberapa tips untuk membentuk team yang solid antara lain seperti

  1. Kondisikan team untuk bisa saling percaya dan tulus ikhlas
  2. Libatkan semua anggota dalam konflik terbuka seputar gagasan
  3. Kondisikan semua anggota siap dan berkomitmen menjalankan keputusan bersama.
  4. Kondisikan seluruh anggota siap dan bertanggung jawab terhadap kemungkinan adanya salah satu atau beberapa langkah yang melenceng dari sebuah rencana, atau anggota tim yang gagal menjalankan tugasnya.
  5. Kondisikan team untuk peduli pada apa tujuan puncak dari team dan dorong mereka untuk menyatukan tenaga dan focus pada cita-cita bersama itu.

Namun, Ada beberapa hal juga yang membuat sebuah team itu rapuh adalah sebagai berikut

1. Tidak adanya kepercayaan

Ketidaksaling percayaan ini membuat masing-masing anggota akan menjaga jarak sebab ingin bertahan dari ‘’ kehancuran’’ bersama. Padahal tanpa sengaja ini membuat anggota menarik diri dari berbagai tantangan kerja dan akibatnya sangat jelas, tim gagal. Ini membutuhkan keberanian dan kemauan untuk saling mengakui dan terbuka pada kelemahan diri dan rekan kerja

2. Ketakutan akan konflik

Tim pasti merasa ketika ada sedikit saja ketidakberesan. Seringkali dalam kondisi ini semua orang mengambil langkah naluri menjauhi keruncingan masalah dengan mencoba menyampingkan adanya ketidakberesan ini. Masing-masing bertindak hati-hati dan terlalu lembut. Sementara kerusakan terus terjadi dan tidak seorang pun berani mengambil resiko konflik.

3. Kurang komitmen

Ketika sebuah keputusan diambil, baik atas pikiran pemimpin maupun atas usulan dari anggota tim, selalu ada kepala yang tidak setuju. Ketika ketidaksetujuan ini berujung pada kurangnya atau bahkan tidak ada sama sekali komitmen untuk menjalankan hasil keputusan. Orang bertindak sendiri berdasarkan pertimbangan sendiri. Maka jelas, kenyataan bahwa ini sebuah tim, sudah rapuh. Yang ada hanyalah sekumpulan orang yang bekerja sendiri-sendiri meski di tempat atau kelompok yang sama.

4. Menghindari tanggung jawab

Keputusan telah diambil, langkah-lahkah bersama sudah ditetapkan, masih saja ada kemungkinan pincang akibat seseorang yang tidak melaksanakan sesuai rencana. Adalah tanggung jawab semua anggota untuk turut mengambil langkah penyelamatan terhadap salah satu bagian kerja yang tidak sesuai rencana ini. Jika tidak ada pihak atau person yang bersedia, tamatlah cita-cita suatu tim.

5. Ketidakpedulian pada hasil

Sebuah tim memiliki cita-cita bersama, sementara tidak dipungkiri setiap individu juga memiliki tujuan pribadi dari pekerjaannya.akan tetapi, apapun tujuan tim adalah kewajiban seluruh anggota untuk mewujudkan tujuan bersama ini. Jika ada yang tidak peduli maka hasil maksimal adalah sebuah mimpi, dan yang terparah adalah kehancuran tim dan kerugian yang sangat besar.

Perusahaan atau instansi anda mau mengadakan Outbound di Malang ? hubungi kami di

mobile : 081233342777

atau kunjungi website kami di

www.outboundmalang.com

www.kasembon-rafting.com

www.outboundgames.com

www.alatoutbound.com